5 hal yang harus dilakukan saat sudah tidak nyaman di tempat kerja

Tiap kantor pasti memiliki kebiasaan dan kultur yang berbeda – beda. Ada yang semuanya harus rapi sampai dengan yang sangat santai. Kebiasaan dan kultur sebuah lingkungan kerja ini juga dibentuk oleh para pegawai dan jenis bisnis yang dijalankan oleh kantor tersebut. Mulai dari agensi konsultansi yang menuntut kita untuk supel dan tampil menawan setiap saat, atau perusahaan berbasis digital yang lebih banyak menghabiskan banyak waktu dibelakang layar.

Tidak dapat dipungkiri bahwa kebiasaan dan kultur tersebut juga memberikan efek yang kurang baik pada diri kita. Bisa saja kita tidak nyaman ataupun tidak cocok dengan pergaulan maupun kebiasaan kantor tersebut. Belum lagi kalau kita bekerja tidak di bidang yang benar – benar kita minati, atau memiliki atasan yang tidak menyenangkan. Tekanan akan sangat terasa dan bisa berakibat buruk dalam jangka panjang. Hal tersebut membuat kita berpir apa yang harus dilakukan saat sudah tidak nyaman di tempat kerja.

Beberapa hal tersebut hanya sedikit contoh dari sumber ketidaknymanan di tempat kerja. Masih banyak lagi hal yang bisa menyebabkan kita tidak betah dan tidak nyaman bekerja.
Kita tidak bisa memaksakan agar semuanya mengikuti keinginan kita, karena kita bukanlah pusat segalanya. Yang dapat kita lakukan adalah beradaptasi dan berimprovisasi untuk menghadapinya.

1. Mengingat kembali kenapa kita bergabung di perusahaan tempat kita bekerja sekarang.

5 hal yang harus dilakukan saat sudah tidak nyaman di tempat kerja
Ilustrasi: Pexels

Ingat awal – awal saat kita melamar pekerjaan apa yang kita cari dari tempat tersebut. Atau, bisa juga mengingat kembali betapa bahagianya kita saat kita mendapatkan kabar bahwa lamaran pekerjaan kita diterima. Hal – hal kecil tersebut dapat membuat kita bersyukur dalam menjalani pekerjaan yang kita jalani sekarang.

Mungkin bisa juga dengan memikirkan tanggung jawab yang kita miliki sekarang. Tanggungan hidup yang harus kita penuhi akan membuat kita lebih tangguh dalam menghadapi permasalahan yang ada. Termasuk tidak nyaman di tempat kerja.

2. Coba bicarakan dengan orang terdekat dan minta pendapat.

5 hal yang harus dilakukan saat sudah tidak nyaman di tempat kerja
Ilustrasi: Pexels

Diskusi dengan orang – orang terdekat seperti orang tua atau sahabat. Atau, untuk mendapatkan masukan yang lebih profesional bisa berdiskusi dengan HRD perusahaan perkar tidak nyaman di tempat kerja.
Pendapat dan masukan dari mereka bisa saja terdengar tidak masuk akal atau tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Dan, tidak harus juga kita ikuti semua masukan yang diberikan kepada kita. Tapi, setidaknya kita bisa mendapat masukan dan pendapat yang lebih banyak untuk kita olah menjadi sebuah solusi yang tepat untuk kita.

3. Mencoba untuk lebih tidak memperdulikan sumber ketidaknyamanan tersebut.

Ilustrasi: Pexels

Terkadang hal – hal tidak menyenangkan akan datang begitu saja tanpa jelas penyebabnya. Dan ,seringkali kita diharuskan untuk menghadapi dan tidak bisa menghindar.  Dalam perkara seperti ini ada baiknya kita lebih tidak perduli dan sedikit cuek terhadap masalah tersebut. Selama pekerjaan kita terselesaikan dengan baik dan relasi tetap terjaga, coba untuk tidak memikirkan dan lebih fokus dengan pekerjaan kita.

4. Susun sebuah rencana untuk menghadapi ketidaknyamanan itu.

Ilustrasi: Pexels

Coba untuk introspeksi diri sendiri dan cari sumber dari ketidaknyamanan yang kita rasakan. Apakah memang kita tidak cocok bekerja disitu, atau memang dari kita sendiri yang menimbulkan suasana negatif yang membuat kita tidak nyaman bekerja.

Seringkali kita menyalahkan keadaan dan lingkungan, tapi tidak mencoba untuk mengoreksi diri sendiri.
Dengan mengetahui sumbernya, kita akan lebih mudah meyusun rencana untuk mengatasi ketidaknyamanan itu. Apakah kita harus lebih beradaptasi dengan lingkungan pekerjaan atau memperbaiki sikap kita dalam menghadapi sesuatu.

5. Mengundurkan diri.

Ilustrasi: Pexels

Kalau memang sudah benar – benar tidak nyaman di tempat kerja yang sekarang, mungkin sudah waktunya untuk resign dan mencari profesi baru. Dari pengalaman yang sudah kita lewati, coba pikirkan profesi dan perusahaan apa yang lebih cocok untuk kita.

Lebih bagus lagi kalau kita mempunyai modal dan mencoba untuk membuka usaha kita sendiri. Kita lebih bisa mengatur dan menjalankan suatu pekerjaan sesuai dengan visi kita sendiri. Selain itu kita juga bisa menyediakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.

Pada akhirnya mungkin kebanyakan orang akan memilih untuk bertahan karena tuntutan hidup ataupun mengundurkan diri. Apapun pilihannya, pertimbangkan lagi apa yang terbaik untuk kehidupan kita.
Karena, hanya kita yang tahu apa yang kita rasakan saat menjalani dan kita juga yang bertanggung jawab sepenuhnya atas diri kita sendiri.

Comments