7 cara menyiapkan keuangan untuk masa depan

Tidak ada yang pasti dari sebuah masa depan. Masa depan tidak dapat diprediksi dan akan berubah secara dinamis sesuai dengan tindakan yang kita ambil sekarang. Kita hanya bisa merencanakan dan menjalani yang ada di depan mata sekarang. Karena itu kita harus bisa mengatur dan mempersiapkan diri kita untuk kemudian hari, terlebih lagi dalam masalah keuangan. Tidak pernah ada yang seutuhnya aman dan bertahan selamanya dalam dunia ini termasuk pekerjaan kita. Apa yang kita anggap aman dan stabil sekalipun seperti pekerjaan di kantor, pasti akan mengalami guncangan. Terlebih lagi bagi orang yang mempunyai usaha sendiri. Keadaan ekonomi yang naik turun dan pasar yang terus menerus berubah merupakan sebuah ancaman.

Bukan pesimis melainkan realistis. Kita harus bisa siap menerima kenyataan kalau saja kita kehilangan mata pencaharian kita ataupun tabungan kita ternyata masih kurang untuk hari tua nanti. Jangankan untuk hari tua, terkadang untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari – hari saja cukup sulit. Oleh karena itu dari usia sedini mungkin kita harus sudah bisa merencanakan dan menyiapkan keuangan untuk masa depan.

1. Mulai menabung untuk masa depan.

7 cara menyiapkan keuangan untuk masa depan
Ilustrasi: Pixabay

Menabung itu seharusnya sudah menjadi kewajiban buat kita semua. Tidak harus diberi tahu kita harus mulai menabung. Mulailah dari sekecil apapun itu, dan lebih baik lagi sedini mungkin. Meskipun dimulai dari nominal yang kecil, apabila dilakukan secara rutin akan menjadi besar. Apalagi kalau sudah dimulai sedini mungkin dan dilakukan secara rutin. Kita akan mulai terbiasa untuk menabung dan akan selalu menyisihkan pendapatan kita untuk tabungan.

Tabungan itu sebaiknya adalah jenis uang yang tidak boleh disentuh – sentuh. Jadi akan tetap terus membesar. Selain itu kalau kita terbiasa mengambil uang tabungan saat kita ingin atau butuh sesuatu, akan menjadi kebiasaan yang dapat menghabiskan uang tabungan. Untuk masa depan yang lebih baik ada baiknya kita mulai menabung secara rutin dan kecil, lalu tingkatkan nominal tabungan kita seiring dengan pendapatan kita yang bertambah.

2. Pikirkan untuk berinvestasi.

7 cara menyiapkan keuangan untuk masa depan
Ilustrasi: Pixabay

Investasi dan menabung sebenarnya hal yang mirip. Sama – sama menysihkan uang untuk masa depan. Bedanya, investasi adalah uang yang disimpan dalam bentuk lain dan memiliki resiko tersendiri. Beberapa diantaranya adalah emas, properti, saham, asuransi, dan masih banyak lagi.

Keuntungan yang didapat dari investasi adalah nilai uang yang akan terus berubah dari waktu ke waktu. Ini dapat dimanfaatkan untuk melawan inflasi yang ada setiap tahunnya. Dengan investasi bisa saja uang kita yang dulunya kita sisihkan bisa menjadi lebih besar karena pertumbahan dari jenis investasi yang kita minati. Tapi sesuai dengan yang kita tahu, perubahan nilai uang ini bisa naik bisa juga turun. Ini merupakan resiko dari sebuah investasi. Kita tidak tahu nilainya akan naik atau turun kedepannya.  Tapi kalau mau berinvestasi yang cenderung aman dan terus meningkat, kita bisa mencoba berinvestasi properti atau emas.

Baca Juga:

5 manfaat yang didapatkan dari menabung

5 pola pikir yang harus dihindari saat menggunakan kartu kredit

9 hal yang harus dipersiapkan saat memulai wirausaha

3. Cari pendapatan pasif atau pekerjaan sampingan.

Ilustrasi: Pixabay

Di era digital ini mencari pendapatan pasif atau pekerjaan sampingan sudah jauh lebih mudah. Bagi yang bisa memasak mungkin bisa membuka katering online atau menjual masakannya melalui situs e-commerce. Atau, bagi yang mempunyai keahlian di bidang tertentu seperti desain grafis, menulis, pemasaran bisa memasangkan keahlianna di portal pekerjaan freelance. Berdagang juga semakin mudah dengan banyaknya aplikasi komunikasi dan situs e-commerce.

Selama kita mempunyai niat dan tekad yang besar, kita pasti bisa mendapatkan pekerjaan sampingan atau pendapatan tambahan dari pekerjaan utama kita. Melalui pekerjaan sampingan ini kita bisa lebih mempersiapkan kebutuhan keuangan kita di masa depan.

4. Membuat catatan keuangan.

Ilustrasi: Pixabay

Memang terkesan berlebihan sampai harus membuat pembukuan keuangan. Tapi sebenarnya itu diperlukan agar kita dapat memantau pengeluaran kita. Tidak harus sampai sangat mendetail dan dipenuhi istilah finansial. Cukup yang sederhana mencatat pemasukan dan pengeluaran kita. Melalui jurnal ini, kita bisa melihat dimana pengeluaran terbesar kita dan bagaimana cara memotong anggaran keuangan tersebut. Karena terkadang kita suka lupa dengan keuangan kita dan asal saja mengeluarkan uang. Perilaku yang seperti itu secara tidak sadar membuat kita menjadi lebih boros.

5. Kurangi hutang yang tidak perlu.

Ilustrasi: Pixabay

Mungkin beberapa diantara kita masih ada yang memerlukan pinjaman uang atau cicilan dari bank untuk membeli rumah ataupun kendaraan. Kalau menurut kita itu merupakan kebutuhan pokok untuk kehidupan sehari – hari mungkin masih bisa kita masukkan ke dalam anggaran keungan kita. Yang perlu dihindari adalah jenis hutang untuk bersenang – senang.

Hutang untuk kesenangan dan gaya hidup itu merupakan perilaku yang dapat menghabiskan uang secara perlahan. Seringkali dengan mudahnya berhutang menggunakan kratu kredit kita jadi lupa akan pengeluaran kita. Awalnya memang terlihat kecil dan sedikit, tapi semakin sering kita bertransaksi untuk kesenangan kita, semakin banyak juga pengeluaran kita. Belum lagi kalau transaksinya memiliki beban bunga. Lama – lama uang kita habis hanya untuk membayar hutang untuk yang sebenarnya sekarang tidak terlalu perlu dan membebani masa depan kita.

6. Utamakan kebutuhan daripada keinginan.

Ilustrasi: Pixabay

Sesuaikan pengeluaran dengan kebutuhan  dan pendapatan kita. Jangan mengikuti apa yang kita inginkan, karena cenderung kita akan menjadi lupa diri dan mengeluarkan lebih banyak uang dari yang semestinya. Keungan kita jangan mengikuti gaya hidup dan keinginan kita, karena itu tidak akan ada habisnya.

Kita harus bisa mengutamakan kebutuhan kita terlebih dahulu, lalu kalau ada sisa barulah kita gunakan untuk keinginan kita. Apabila kemampuan ekonomi kita belum mencukupi untuk sesuatu yang kita inginkan jangan dipaksakan. Kalau barang tersebut memiliki fungsi yang sama untuk tujuan dan keperluan kita itu sudah cukup.
Masa depan kita lebih penting daripada keinginan kita sekarang.

7. Jangan diam di tempat.

Ilustrasi: Pixabay

Jangan pernah merasa aman dan terlalu nyaman di suatu tempat. Selalu cari yang lebih baik untuk kita sambil mensyukuri yang ada sekarang. Kita harus mencoba untuk terus berkembang dan tidak diam di satu titik yang sama. Terus tingkatkan pendapatan kita. Bisa dengan mencari pekerjaan baru, pekerjaan sampingan, keahlian baru, dan berbagai macam hal lainnya.

Dunia terus berubah dan bisa saja pekerjaan bahkan perusahaan tempat kita bekerja sekarang akan hilang. Kita harus tetap dinamis dan siap untuk bergerak maju terus kedepan. Selain ada kemungkinan untuk mendapatkan pendapatan lebih besar, kita juga akan terus bergerak dan berkembang.


Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk menyiapkan dan merencanakan masa depan yang cerah. Keungan sangat penting untuk kehidupan saat ini. Uang memang bukanlah segalanya, tapi segalanya membutuhkan uang.
Kalau menurut kalian, apa sih yang harus kita lakukan untuk lebih siap secara keuangan untuk masa depan yang lebih baik?

Comments