Hidup itu sangat kompleks dan susah dimengerti. Terkadang kita sendiri tidak mengerti apa tujuan kita hidup dan apa yang kita cari dalam kehidupan ini. Orang pun bermacam – macam caranya menjalani kehidupan. Ada yang hanya ingin sekedar bertahan hidup, hidup berkecukupan, hidup sesuai dengan idealisme, sampai dengan mengejar kekayaan materi.

Tidak jarang juga kita bingung apa yang harus kita lakukan dan mengapa banyak masalah dalam kehidupan ini. Hidup menuntut kita untuk menjadi lebih tangguh dan kita harus belajar sendiri dari pengalaman kita. Banyak hal yang bisa memeberi definisi apa itu sebenarnya kehidupan.

1. Hidup adalah rangkaian pilihan buruk dan kegagalan.

Ilustrasi: Forrest Gump

Hidup ini tidak akan selalu berjalan sesuai dengan harapa dan rencana kita. Kita akan banyak dihadapkan dengan pilihan dan keputusan yang kita tidak tahu bagaimana hasilnya. Tidak jarang pilihan dan keputusan yang kita ambil akan memiliki hasil yang bagus. Semuanya tergantung dari diri kita bagaimana menyikapi hasil tersebut. Justru terkadang dari hasil yang tidak sesuai harapan itu, kita akan banyak belajar untuk lebih meningkatkan kualitas diri kita.

Masalah akan selalu menghadang dalam hidup kita. Dan, kita dituntut untuk mengambil keputusan untuk menghadapinya. Kita akan terus maju walaupun kita mengambil keputusan yang buruk atau bahkan sampai mengalami kegagalan. Kehidupan justru tidak akan berkembang kalau kita tidak berani menghadapi masalah dan mengambil keputusan.

2. Musuh terbesar manusia adalah dirinya sendiri.

Ilustrasi: Forrest Gump

Banyak rintangan dan tantangan yang kita hadapi dalam hidup. Tetapi jarang kita sadari sebenarnya masalah terbesar itu justru datangnya dari kita sendiri. Ego dan perilaku kita kadang malah mengundang permasalahan hadir di hidup kita. Dan, permasalahan yang timbul akibat diri kita sendiri ini terkadang adalah masalah paling besar yang kita hadapi. Yang semula baik – baik saja, bisa menjadi berantakan kalau kita tidak bisa mengontrol dan mengatasi diri kita sendiri.

Contohnya adalah ego kita dalam saat menghadapi masalah. Kita cenderung menganggap kita yang paling benar diantara orang lain.Dengan cara penyampaian yang buruk, tentunya hal ini akan menyebabkan konflik. Andai saja kita bisa mengurangi sedikit ego kita dan menghargai orang lain, tentunya konflik tersebut bisa dihindari. Karena, kita sendiri juga tidak tahu akan menjadi sebesar apa konflik yang terjadi itu.

3. Hidup tidak akan pernah adil.

Ilustrasi: Forrest Gump

Kemudahan itu datang karena kita tangguh dalam menghadapi kehidupan. Karena sampai kapanpun hidup tidak akan pernah adil dimata kita. Hidup akan menjadi semakin keras dan menantang dalam waktu ke waktu. Kita harus bijak dalam menyikapi keadaan dan berimprovisasi. Mengeluh dan memelas tidak akan membuat segalanya jadi enteng. Kita sendiri yang harus berkembang dan menghadapi semua masalah yang ada dalam hidup kita.

Baca Juga:

5 alasan kenapa kita harus menilai seseorang dari sifat buruk yang dia miliki

5 kenyataan pahit dalam hidup yang sering kita temui

9 perilaku kecil yang berdampak besar pada lingkungan

4. Diri kita adalah tanggung jawab kita sendiri

Ilustrasi: Forrest Gump

Segala yang terjadi dalam kehidupan kita adalah reaksi yang timbul akibat tindakan kita. Jadi hasil apapun yang kita terima dalam hidup ini, baik dan buruk, adalah tanggung jawab kita. Kita tidak bisa menyalahkan keadaan ataupun orang lain atas kejadian apapun. Kita harus mempersiapkan dan menyusun rencana hidup dengan lebih matang. Kita tidak bisa protes menuntut sesuatu kalau kita tidak memperjuangkannya.

Kita harus bisa bertanggung jawab dan menerima keadaan sesuai dengan tindakan kita. Apa yang kita tanamkan itulah yang akan kita panen. Seburuk apapun keadaan kita harus bisa mengatasinya.

5. Kehilangan dan pencarian adalah bagian dari hidup.

Ilustrasi: Forrest Gump

Tidak ada akan bertahan selamanya. Kita akan kehilangan banyak hal dalam kehidupan. Mulai dari waktu, pekerjaan, jabatan, keungan, sampai dengan orang – orang terdekat. Kita tidak bisa belarut – larut bersedih atas kehilangan itu. Kita harus segera bangkit dan mencari sesuatu yang baru. Dari kehilangan – kehilangan ini sebenarnya kita bisa memperoleh banyak hal. Karena sebenarnya kita tidak akan bisa mendapatkan sesuatu yang baru tanpa melepas yang lama.

6. Tidak ada waktu yang terbuang sia- sia.

Ilustrasi: Forrest Gump

Kegagalan di masa lalu pasti akan selalu teringat oleh kita. Banyak juga orang yang sangat menyesali tindakannya di masa lalu dan merasa sudah menyia-nyiakan hidupnya. Hal itu sangatlah wajar, tapi sebaiknya kita justru belajar dari apa yang sudah terjadi. Jangan biarkan masa lalu it menghancurkan diri kita.

Dari kegagalan masa lalu itu kita mendapatkan banyak hal yang bermanfaat untuk menghadapi masa depan. Dan, masa lalu itu jugalah yang membentuk diri kita sekarang. Tanpa adanya masa lalu itu kita tidak akan menjadi diri kita yang sekarang.

7. Akan selalu ada yang tidak suka terhadap kita.

Ilustrasi: Forrest Gump

Apapun yang kita perbuat dan bagaimanapun hasilnya, akan selalu ada orang yang tidak suka dengan kita. Ada yang merasa sinis karena belum begitu mengenal kita dan ada juga yang memang murni tidak suka terhadap kita. Sesuai dengan peribahasa “semakin tinggi pohon, akan semakin kencang angin yang menerpa”. Semakin kita dikenal banyak orang, akan bertambah juga orang yang tidak suka pada kita. Karena, kita tidak akan bisa menyenangkan semua orang. Pasti ada orang yang berbeda cara pandang dengan kita dan merasa tidak sejalan dengan kita.

8. Perbedaan akan selalu ada.

Ilustrasi: Forrest Gump

Perbedaan akan selalu ada dimanapun. Bahkan orang terdekat dan keluarga kita sekalipun pasti akan ada perbedaan. Baik dari cara pandang, pemikiran, gaya hidup, dan masih banyak lagi. Kita harus bisa lebih menghargai perbedaan itu dan mencoba melihat dari perspektif yang berbeda. Karena, kita tidak bisa memaksakan apa yang ada dalam pemikiran kita ke orang lain. Kalaupun memang ada yang menurut kita salah dan tidak sesuai, sebaiknya cukup berpendapat dalam hati saja. Tidak usah sampai menghakimi dan menunjuk bahwa dia salah. Ambil tindakan yang sesuai dengan permasalahan yang kita hadapi.

Membahas kehidupan itu tidak akan pernah ada habisnya. Karena kehidupan itu luas dan akan terus berkembang. Kita harus terus mengeksplorasi kehidupan dan terus belajar. Karena apa yang kita peroleh saat ini bisa kita turunkan ke generasi selanjutnya, agar mereka bisa terus berkembang. Pelajaran yang terbaik adalah pengalaman hidup, dan tergantung kita untuk menjadikannya sebuah ilmu.

Comments