7 alasan kenapa putus dari pacar itu sebenarnya bermanfaat

Mengalami kegagalan dalam menjalin hubungan atau yang namanya putus dari pacar itu bukanlah hal yang asing lagi di kehidupan muda –mudi jaman sekarang. Sering kita lihat ataupun dengar di tengah sibuknya perkotaan, sekumpulan orang berkumpul untuk mendengarkan kisah sedih salah satu sahabat mereka. Mulai dari yang putus karena dipaksa orang tua, gak cocok, sampai dengan yang selingkuh. Bahkan kita sendiri juga pasti pernah mengalami yang namanya putus dengan pacar. Kecuali kalian yang memilih untuk langsung menikah dan pacaran setelah resmi menjadi pasangan suami istri.

Dari yang tadinya kesehariannya diisi oleh kehadiran sang pacar dalam menjalani aktivitas, tiba – tiba semuanya menjadi hilang. Pasti rasanya sangat berbeda dan membuat kita gak nyaman. Sangat wajar makanya kalau banyak orang yang gak kuat menahan pilunya kehilangan sesorang yang mereka cintai. Tapi ternyata dibalik semua sendu dan pilu didalam dada, kalau kita mengatasinya dengan baik justru akan memberikan sesuatu yang lebih baik untuk kita.

1. Memiliki waktu untuk diri sendiri.

Ilustrasi: Pixabay

Yang namanya pacaran selain memerlukan uang, pastinya juga memerlukan waktu yang banyak. Kita bakalan banyak menghabiskan waktu kita bersama – sama. Mulai dari nonton bareng, makan bareng, jalan – jalan bareng sampai dengan yang hanya sekedar nemenin pasangan.

Waktu – waktu yang kita habiskan bersama pacar ini gak akan bisa digantikan dan akan berlalu begitu saja. Nah, di saat putus dan menjalani kesendirian inilah kita mempunyai waktu luang yang sangat banyak. Banjirnya waktu luang ini bisa kita manfaatkan untuk menekuni apa yang kita inginkan dan kita sukai. Yang dulunya harus ikutin kemauan pacar atau gak ada waktu karena nemenin dia, sekarang kita bisa bebas melakukan apa yang kita mau.

Kita bisa belajar bahasa baru mungkin yang memang dari dulu kita sudah tertarik. Atau, nonton film seri yang kita sudah ketinggalan jauh semenjak pacaran. Menekuni hobi kita seperti main video game, baca buku, olahraga, dan berbagai macam hal lainnya. Selama kegiatannya positif, ini adalah waktu luang yang kita idam – idamkan saat berpacaran dulu.

2. Menemukan hobi baru.

Ilustrasi: Pixabay

Masih berkaitan dengan pembahasan sebelumnya, di saat kita memiliki waktu luang gak jarang pasti kita akan mencoba hal – hal baru. Entah itu hal yang memang dari dulu kita ingin coba, atau ketertarikan yang baru kita temui saat kita mencari peredam sakitnya ditinggalkan pacar.

Setelah putus pastinya kita bakalan mencoba untuk melupakan masa lalu dengan sang pacar. Ditengah proses itu kita mungkin saja menemukan hal yang akan menjadi hobi baru kita. Selain membantu kita untuk melupakan keadaan sekarang, nantinya bisa saja hobi baru ini akan bermanfaat untuk kehidupan kita.

Baca Juga:

8 pertimbangan saat memilih pasangan hidup

5 pelajaran yang didapatkan saat gagal menjalin hubungan di usia muda

5 ciri – ciri hubungan yang dewasa

3. Merenungkan semua kebodohan lalu kita saat menjalin hubungan.

Ilustrasi: Pexels

Saat menjalani hubungan percintaan seringkali mata kita tertutup dari kenyataan. Kita banyak melakukan hal bodoh hanya untuk menyenangkan pacar kita. Gak jarang juga kita akan menyangkal semua keburukan pacar kita saat itu karena perasaan. Kita akan banyak mencari alasan dan membela mati – matian kelakuan buruk sang pacar hanya karena menurut kita dialah yang terbaik.

Di saat kita putus barulah kita bisa berpikir dengan jernih dan lebih memakai logika. Kita baru bisa memproses semuanya dan menyadari semua kesalahan kita serta keburukan dia saat itu. Kita akan merasa sangat bodoh dan terkadang merasa lucu sendiri dengan kejadian yang sudah lewat itu.

4. Mempunyai peluang  untuk bersama yang lebih baik.

Ilustrasi: Pexels

Percayalah bahwa di atas langit masih ada langit. Masih banyak ikan di laut. Masih banyak orang yang lebih baik dan tepat untuk diri kita. Seringkali kita merasa bahwa pacar kita saat itu adalah yang terbaik untuk kita, tapi kenyataannya gak begitu. Kita tertutupi perasaan sehingga gak bisa menilai dengan baik. Apa yang menurut kita paling bagus itu bukan berarti yang terbaik untuk kita.

Dengan kita melepas apa yang sebenarnya gak tepat untuk kita, kita akan membuka peluang baru untuk orang yang lebih tepat mendampingi kita. Mungkin gak seperti yang kita impikan, tapi mungkin lebih cocok dan sesuai dengan yang kita butuhkan. Karena terkadang yang kita mau itu bukan yang kita butuhkan.

5. Waktu luang untuk keluarga dan teman.

Ilustrasi: Pexels

Menghabiskan waktu bersama pacar mempersempit waktu kita untuk bercengkrama dan keluarga. Padahal sebenarnya bisa saja mereka lebih sayang kepada kita dibandingkan pacar kita. Mereka peduli dengan kita dan gak  mencari timbal balik dari kita. Terlebih lagi orang tua, karena hanya orang tua yang bisa memberikan kasih sayang yang sepenuhnya.

Kita akan lebih banyak menghabiskan waktu berkualitas dengan orang – orang terdekat kita yang memang peduli dengan kita. Kita akan bersyukur dan menyadari bahwa menghabiskan waktu bersama mereka tidak kalah pentingnya dengan menghabiskan waktu bersama pacar.

6. Menyadari apa yang sebenarnya kita mau.

7 alasan kenapa putus dari pacar itu sebenarnya bermanfaat
Ilustrasi: Pexels

Setelah mengalami kegagalan, kita akan lebih sadar dan mengerti apa yang sebenarnya kita cari. Kualitas apa yang kita butuhkan dari seseorang untuk menjadi pendamping kita. Bukan sekedar wajah dan tubuh, tapi juga sikap dan perilaku. Kita akan lebih bisa menilai siapa yang benar – benar kita butuhkan menjadi pendamping kita.

7. Fokus pada karir atau pendidikan.

Ilustrasi: Pexels

Kembali lagi ke pembahasan awal, dengan waktu luang yang sangat banyak kita akan memiliki banyak kesempatan untuk mengembangkan diri. Kita bisa fokus pada karir kita sekarang atau melanjutkan pendidikan utuk masa depan.

Buat yang bekerja, mungkin dulu sangat susah untuk benar – benar mengeluarkan kemampuan maksimal karena harus membagi waktu antara pekerjaan dan pacar. Sekarang kita bisa lebih menggunakan waktu kita semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik untuk pekerjaan kita skarang. Begitu juga dengan yang sedang mengenyam pendidikan atau melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya. Kita bisa lebih giat dan tekun belajar untuk mendapatkan hasil terbaik kita. Karena pendidikan adalah salah satu komponen penting yang berpengaruh untuk masa depan kita.

Jadi putus itu gak selamanya menyakitkan dan negatif. Justru banyak hal yang bisa kita pelajari dan manfaatkan dari putus cinta itu. Selama kita menanggapinya dengan bijak dan menghadapi dengan baik, semua hal yang menyakitkan ini malah bisa memberi keuntungan untuk kita.

Comments